Seorang Ibu Tega Membunuh Anaknya

Seorang ibu di Tarakan, Kalimantan Utara, berinisial SA nekat membekukan bayinya di freezer lemari pendingin selama tiga bulan. Si bayi akhirnya tewas.

Belakangan diketahui SA dalam kondisi stres. Yang jadi pemicu, ia tak bisa mengurus administrasi sekolah anaknya yang berusia 2,5 tahun karena tidak punya akte kelahiran.

Ketiadaan akte lantaran pernikahannya bersama DO berstatus siri. Makanya, SA meminta sang suami mengurus akte kelahiran supaya anaknya bisa menimba ilmu di Pendidikan Anak Usia Dini atau PAUD.

Saat itu, suaminya bilang gampang dan bisa diatur. Namun, ditunggu-tungga akte itu belum juga ada.

Lantaran stres itulah, lanjut Fanny, SA langsung berpikir bagaimana nanti nasib anak keduanya. Apabila dilahirkan, nasibnya akan sama dengan BC yang tidak memiliki akte kelahiran.

Menurut Fanny, usai melahirkan dan melihat bayinya tidak bergerak, pikiran SA kalut dan akhirnya SA mengambil plastik hitam dan membungkus bayinya. Bayi tersebut lalu dimasukkan ke dalam freezer kulkas yang ada di rumahnya.

Baca juga berita-berita menarik lainnya hanya di LiputanKompas.

Advertisements