Program Air Bersih Ahok

Di Hari Air se-Dunia yang jatuh pada hari ini, Rabu (22/3/2017), cagub DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan bahwa dia masih mengusahakan air bersih untuk semua warga Jakarta. Salah satu cara yang dilakukan oleh Ahok adalah dengan penggabungan air limbah dengan air bersih.

“Kita sudah lakukan sekarang, bukan trobosan. Yang akan datang mau penggabungan antara air limbah dan air bersih. Kita sudah selesai membuat infrastrukrut dimana pengolahan air limbahnya, apa kita kerjasama swasta atau jual saham atau BUMD yang bangun, lalu kita beli pelan-pelan. Kita ingin pengolahan air limbah untuk air bersih,” kata Ahok saat ditemui di Jalan Talang, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (22/3/2017).

Selain itu, Ahok juga mengatakan bahwa saat ini Pemprov DKI sedang memperbanyak waduk di Jakarta. Namun, waduk-waduk tersebut belum bisa semua dibangun. Sementara waduk yang sudah ada akan digunakan untuk mengelolaan air limbah menjadi air bersih. Salah satu waduk yang akan digunakan untuk pengelolaan air limbah adalah waduk Pluit dan waduk Setiabudi.

Terkait tarif air bersih untuk warga Jakarta, Ahok menjamin bahwa Pemprov DKI akan mensubsidi bagi orang yang tidak mampu. Untuk warga tidak mampu, Ahok mengatakan mereka akan dikenakan tarif hanya Rp 1.050 per meter kubik. Namun, jumlahnya dibatasi hanya 10 kubik.

KLIK DISINI MODAL 15 RIBU BISA JADI RATUSAN RIBU

Advertisements