Dampak Positif dari Tidur Cukup

Orang dewasa yang sehat membutuhkan tujuh hingga delapan jam tidur per malam. Secara harfiah tidur yang cukup menguntungkan dalam semua aspek kehidupan mulai dari pencegahan penyakit hingga bisa membuat Anda lebih bahagia. Saat tidur cukup, banyak keuntungan bagi tubuh yang akan didapat.

Ini dampak-dampak positif yang kita alami ketika anda memberikan tubuh tidur hingga delapan jam setiap malam.

Bisa Belajar Banyak Hal

Kurang tidur menyebabkan kelelahan pada siang hari yang membuatnya sulit untuk konsentrasi pada keterampilan baru. Para ilmuwan mengungkapkan otak memproses informasi baru saat tidur. Ini berarti ketika bangun di pagi hari, Anda dmemiliki pemahaman dan kemampuan kognitif yang lebih baik.

Lebih Bahagia

Ketika lelah sering kali menjadi pemarah. Tugas-tugas kecil menjadi lebih sulit dan cepat membuat frustasi. Hal tersebut menyebabkan Anda sering emosi dan mudah marah.

Napsu Makan Tidak Berlebihan

Ternyata tidur delapan jam membuat Anda lebih mudah untuk mengatur selera makan dan berat badan. Ketika tidur, tubuh mampu menghasilkan jumlah yang tepat dari leptin, hormon yang memungkinkan otak memberi tahu sinyal sudah waktunya untuk berhenti makan. Tidak cukup tidur menyebabkan sulitnya mengatur kadar hormon dan ketidakseimbangan yang mengarah ke nafsu pada makanan.

Panjang Umur

Cukup tidur membuat jantung lebih sehat dan otak Anda lebih bahagia, sehingga akan membantu meningkatkan harapan hidup. Sebuah studi yang diterbitkan oleh Sleep melaporkan bahwa individu yang tidur kurang dari enam jam per malam 12 persen lebih mungkin untuk mengalami kematian dini. Namun jangan pula tidur terlalu lama. Studi yang sama melaporkan, mereka yang tidur terlalu banyak atau lebih dari delapan sampai sepuluh jam per malam, 30 persen mengalami peningkatan risiko kematian dini.

Kulit Terawat

Selain memiliki jantung yang lebih sehat dan mengurangi diabetes, tidur cukup juga membuat Anda terlihat lebih muda. Tidur memberi waktu bagi tubuh untuk meremajakan kulit. Sebuah laporan dari Clinical and Experimental Dermatology menemukan, tidur yang cukup dan berkualitas dapat membantu memperbaiki kondisi kulit yang rusak karena terkena sinar ultraviolet.

KLIK DISINI MODAL 15 RIBU BISA JADI RATUSAN RIBU

Advertisements